120 Pemuda Kalsel Ikuti Pelatihan Digital, Dispora Dorong Lahirnya Wirausaha Muda

3 Menit Baca

Sebanyak 120 pemuda Kalimantan Selatan mengikuti Pelatihan Youth Digital Skill bertema Memulai Bisnis Kreatif Melalui Digitalisasi yang digelar di Banjarmasin, Senin (13/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong generasi muda agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital secara produktif.

Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam dua angkatan, masing-masing diikuti 60 peserta. Angkatan pertama digelar hari ini, sementara angkatan kedua dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, mengatakan peserta yang mengikuti pelatihan berasal dari kalangan pemuda yang masuk kategori usia produktif dan siap didorong menjadi pelaku usaha.

Menurutnya, para peserta akan mendapatkan berbagai materi terkait digitalisasi dan pengembangan usaha kreatif dari narasumber berpengalaman.

Ia berharap pelatihan ini mampu membuka wawasan peserta terhadap peluang usaha di era digital.

“Harapan kami, mereka bisa memanfaatkan tren digital saat ini untuk hal-hal yang positif, bukan sekedar konsumtif. Ke depan, kami ingin mereka tumbuh menjadi pelaku usaha, baik di bidang komersial, periklanan, maupun sektor lainnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Dispora Kalsel menargetkan para peserta ke depan dapat memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah awal menjadi wirausaha mandiri. Pendampingan akan terus dilakukan agar para pemuda mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Kami ingin ke depan bertemu kembali dengan mereka dalam kondisi sudah memiliki usaha dan NIB. Ini bagian dari upaya menanamkan semangat kewirausahaan sejak dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel, Budiono, menjelaskan bahwa pelatihan ini menyasar pemuda usia 16 hingga 30 tahun sesuai amanat undang-undang tentang kepemudaan.

Ia menyebutkan, kegiatan pelatihan akan berlangsung selama empat hari dan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang digitalisasi.

“Melalui pelatihan ini, kami memberikan pembekalan kepada pemuda agar memiliki keterampilan dan kesiapan untuk membuka usaha berbasis digital. Harapannya akan lahir wirausaha-wirausaha muda baru di Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Budiono menuturkan bahwa sebagian besar peserta saat ini belum memiliki NIB karena masih dalam tahap menentukan jenis usaha yang akan dikembangkan. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi titik awal dalam membangun pola pikir kewirausahaan.

Dispora Kalsel berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas pemuda, sekaligus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kalimantan Selatan melalui tumbuhnya ekosistem wirausaha muda berbasis digital. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini