Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)-Lapor, bagi admin pengelola pengaduan dari seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan kecamatan.
Asisten Administrasi Umum Setdakab Kotabaru, Slamet Riyadi, menekankan, SP4N-Lapor bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, bersih, dan responsif.
“Momentum ini penting untuk memperkuat budaya melayani. Melayani bukan hanya kewajiban birokrasi, tetapi panggilan hati dalam membangun Kotabaru yang terbuka dan dipercaya masyarakat,” ujarnya, di Kotabaru.
Ketua Panitia Saubari menjelaskan, tujuan bimtek adalah meningkatkan kapasitas aparatur daerah dalam menangani laporan masyarakat agar lebih cepat, tepat, dan transparan.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Maulana Achmadi, Asisten Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, serta, Chairun Ni’mah, S.S., M.A.P., Kepala Seksi Pengelolaan Opini Publik Diskominfo Provinsi Kalsel.
Mereka membahas strategi pencegahan maladministrasi serta pengelolaan pengaduan berbasis media sosial agar laporan masyarakat segera ditindaklanjuti.
Melalui SP4N-Lapor, masyarakat dapat menyampaikan keluhan, saran, maupun ide lewat kanal resmi, seperti aplikasi, email, maupun media sosial. Aduan yang masuk, mulai dari layanan publik berbelit, jalan rusak, hingga kebutuhan informasi penting, akan diteruskan ke instansi terkait.
Program ini juga sejalan dengan inisiatif “Kotabaru Mendengar” yang segera diluncurkan. Program tersebut akan menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara mudah, cepat, dan terarah.
Dengan bimtek ini, Pemkab Kotabaru berharap seluruh admin SP4N-Lapor memahami mekanisme penerimaan hingga penyelesaian laporan, sehingga kualitas pelayanan publik meningkat dan suara masyarakat benar-benar didengar serta ditindaklanjuti, (Ant).

