PERWIRA Kalsel Semarakkan Hari Ibu ke-97 dengan Fashion, Kuliner, dan Aksi Pemberdayaan Perempuan

Sultan
3 Menit Baca

Ketua DPD Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia Kalimantan Selatan, Wahidah, menegaskan komitmen organisasinya dalam memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga melalui rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu ke-97. 

Wahidah menjelaskan, PERWIRA Kalimantan Selatan saat ini menaungi lebih dari 300 perempuan wirausaha yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, hingga kerajinan tangan. Peringatan Hari Ibu tahun ini dikemas lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya, menyesuaikan dengan kebutuhan dan tren yang berkembang.

“Tahun ini kami buat lebih meriah. Kalau tahun lalu fokus pada kegiatan bersama ibu-ibu lansia, kali ini kami menyesuaikan dengan tingginya minat di bidang fesyen dan kuliner,” ujarnya di sela kegiatan di Kafe Nostalgia, Banjarmasin, Sabtu (20/12/2025).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PERWIRA Kalsel menggelar lomba fesyen dengan busana kebaya serta lomba kuliner berbahan dasar ubi atau singkong dengan komposisi minimal 50 persen. Selain itu, terdapat bazar UMKM, penampilan seni, serta berbagai aktivitas yang melibatkan anggota dari kabupaten dan kota.

Tak hanya berfokus pada kegiatan di pusat kota, PERWIRA Kalsel juga merancang aksi berbagi kasih dan pemberdayaan di wilayah Alalak Pulau Sugara. Menurut Wahidah, pendekatan yang dilakukan bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan pemberian keterampilan yang dapat menghasilkan pendapatan berkelanjutan.

“Kami memilih memberikan pelatihan refleksi dasar dengan peralatan sederhana. Dengan keterampilan ini, penghasilan mereka bisa mencapai di atas Rp50 ribu, sehingga lebih berkelanjutan dibandingkan bantuan sekali habis,” jelasnya.

Ia berharap, melalui momentum Hari Ibu ini, para anggota PERWIRA di tingkat DPC dapat memperoleh motivasi dan inspirasi baru untuk terus berkembang. Kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi DPD kepada DPC yang selama ini aktif memperjuangkan penguatan ekonomi perempuan di daerah masing-masing.

Wahidah menyebutkan, hingga saat ini PERWIRA telah terbentuk di sejumlah kabupaten dan kota, seperti Kotabaru, Tanah Laut, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Banjarmasin. Ke depan, PERWIRA Kalsel menargetkan minimal delapan DPC aktif sehingga dapat memenuhi keterwakilan di 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

“Selama 2023 hingga 2025 fokus kami di sektor UMKM dan pariwisata. Insya Allah mulai 2026, kami akan mengembangkan program ke bidang pertanian dan pangan, sejalan dengan agenda penguatan ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wahidah juga mengajak perempuan pelaku usaha di Kalimantan Selatan untuk bergabung bersama PERWIRA sebagai wadah bertumbuh, berjejaring, dan saling menguatkan. Ia menyampaikan bahwa PERWIRA secara nasional juga tengah bersiap menggelar musyawarah nasional pada pertengahan 2026 mendatang di Lombok.

“Ini adalah bentuk kasih sayang kami di Hari Ibu untuk seluruh perempuan pejuang keluarga. Perempuan harus terus bangkit, berdaya, dan berkarya nyata,” tutupnya. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini