Perkuat Pelestarian Nilai Sejarah dan Budaya, Disdikbud Kalsel Persiapkan Regenerasi Pamong Budaya di Museum Lambung Mangkurat

Sultan
2 Menit Baca

Dinas Pendidikam dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Museum Lambung Mangkurat terus berupaya memperkuat pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya melalui langkah strategis regenerasi. Menyadari tantangan zaman, pihak museum kini memprioritaskan persiapan kader-kader muda untuk terjun sebagai Pamong Budaya.

​Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra mengungkapkan bahwa inisiatif kegiatan di museum selama ini merupakan buah pemikiran dan kerja keras para Pamong Budaya. Namun, ia mencermati adanya tren penurunan minat generasi muda terhadap bidang kebudayaan karena lebih tertarik pada sektor sains dan teknologi.

​”Kegiatan di Museum Lambung Mangkurat itu kan ide dan yang melaksanakan dari kawan-kawan Pamong Budaya. Ternyata saat ini semakin berkurang. Anak muda memang lebih banyak ke sains, teknologi, dan lain sebagainya,” ujar Tantri, pada kegiatan peringatan HUT ke-47 Museum Lambung Mangkurat di Banjarbaru, Senin (26/1/2026).

​Menyikapi hal tersebut, Tantri memberikan pesan khusus kepada jajarannya di bidang kebudayaan maupun internal museum untuk segera melakukan langkah nyata dalam menjaring potensi anak muda.

​”Saya berpesan kepada rekan-rekan, baik bidang kebudayaan maupun Museum Lambung Mangkurat, kita mempersiapkan kader-kader anak muda untuk jadi Pamong Budaya di Museum Lambung Mangkurat,” tegasnya.

​Langkah kaderisasi ini diharapkan dapat menjamin keberlangsungan pengelolaan museum yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan akar budaya Banua. MC kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini