
Dalam upaya mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi tenaga pendidik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdikbud Kalsel) menggelar kegiatan Safari Ramadan di Kabupaten Tabalong pada Rabu (25/2) lalu. Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi langsung antara pemerintah provinsi dan para guru serta pengelola sekolah, baik negeri maupun swasta.
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMA Dedy Hidayat, Kepala Bidang Pembinaan SMK Firna Azika, serta Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Urip Widodo, serta Kepala Bidang Kebudayaan, Raudati Hildayati. Kehadiran jajaran Disdikbud Kalsel bertujuan untuk mendengar secara langsung berbagai persoalan dan masukan dari satuan pendidikan di daerah.
Galuh Tantri Narindra menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi wadah komunikasi dua arah antara pemerintah dan tenaga pendidik.
“Harapannya, kedatangan kami ke kabupaten/kota dapat menjadi sesi berbagi dan menyampaikan aspirasi bagi bapak dan ibu sekalian. Kami ingin mendengar langsung persoalan-persoalan yang mungkin belum tersampaikan di tingkat provinsi,” ujar Tantri, Minggu (1/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ia juga menegaskan komitmen Disdikbud Kalsel untuk meningkatkan aksesibilitas dan fasilitas pendidikan, khususnya di wilayah terluar, serta mendorong pemerataan tenaga pengajar dan kualitas pendidikan di setiap satuan pendidikan.
Menurutnya, komitmen tersebut sejalan dengan prinsip “No One Left Behind”, agar seluruh anak usia sekolah mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.
Selain itu, ia juga mendorong peran aktif Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) untuk terus berinovasi dalam menyelenggarakan kegiatan positif yang melibatkan seluruh elemen pendidikan. Ia menekankan pentingnya transparansi dan partisipasi dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pendidikan agar kebijakan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Lebih jauh Tantri juga menegaskan bahwa Disdikbud Kalsel berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi hingga tingkat satuan pendidikan paling bawah.
“Hal ini dilakukan untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan, mulai dari proses penerimaan peserta didik hingga kualitas lulusan,” tuturnya.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Disdikbud Kalsel berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan satuan pendidikan guna mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih baik, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/Jml
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

