PRSPD Iskaya Banaran Perkuat Pembinaan Spiritual dan Keterampilan Klien di Bulan Ramadan

Sultan
2 Menit Baca

Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Iskaya Banaran tetap menjalankan berbagai kegiatan pembinaan bagi para klien selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut mencakup pembinaan keagamaan hingga pelatihan keterampilan yang rutin dilakukan setiap hari.

Kepala PRSPD Iskaya Banaran, Gusti Muhammad Reza Pahlevi, mengatakan selama Ramadan pihaknya menambah kegiatan keagamaan bagi klien dan karyawan sebagai bagian dari pembinaan spiritual.

“Selama Ramadan kita mengadakan sholat duha setiap hari setelah apel pagi yang diikuti klien dan karyawan di Panti Iskaya. Selain itu, setiap hari Jumat juga dilaksanakan tausiyah Ramadan yang juga diikuti klien maupun karyawan,” kata Pahlevi, Banjarbaru, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan, selain kegiatan keagamaan, aktivitas keterampilan bagi klien tetap berjalan seperti hari biasa. Hanya saja, intensitas kegiatan disesuaikan dengan kondisi selama bulan puasa agar tidak terlalu berat bagi para klien.

“Kegiatan keterampilan tetap berjalan seperti hari-hari biasa, hanya porsinya yang disesuaikan agar tidak terlalu berat bagi klien selama Ramadan,” ucapnya.

Terkait penerapan sistem lima hari kerja yang mulai berlaku pada awal Maret, Pahlevi menyebut dampaknya terhadap pelayanan di panti tidak terasa secara signifikan. Hal tersebut karena sistem pembinaan dan pelayanan bagi klien telah berjalan secara terstruktur.

Menurutnya, kegiatan pembelajaran dan keterampilan bagi klien di panti tetap berlangsung hingga hari Sabtu. Untuk mendukung hal tersebut, pihak panti menerapkan sistem piket bagi petugas yang mendampingi para klien.

“Secara teknis nanti ada pembagian piket bagi petugas pelayanan dan pembinaan, baik pengasuh, perawat kesehatan maupun pendamping klien. Karena instruktur keterampilan berasal dari pihak luar, maka tetap perlu ada pendampingan dari pihak panti,” jelasnya.

Ia menegaskan, penerapan lima hari kerja tidak memengaruhi kualitas pelayanan kepada para klien karena seluruh kegiatan pembinaan telah diatur secara sistematis.

“Kalau secara pelayanan tidak ada pengaruh, karena memang sistem pembinaan dan pelayanan kepada klien sudah berjalan dengan baik,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini