






Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin menggelar Bazaar Ramadan 1447 Hijriah dan Pasar Murah di Selasar Gedung Diagnostik Lantai I, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Maret 2026 ini merupakan kolaborasi antara manajemen RSUD Ulin, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) setempat. Sebanyak 24 stand turut meramaikan bazaar dengan menawarkan berbagai produk kebutuhan masyarakat.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Among Wibowo, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memeriahkan bulan suci Ramadan sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memasarkan produknya.
“Bazaar Ramadan dan Pasar Murah ini dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 10 sampai 12 Maret dan diikuti sekitar 24 stand. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara RSUD Ulin, Korpri, serta Dharma Wanita Persatuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan semangat kebersamaan di lingkungan rumah sakit, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurutnya, kehadiran pasar murah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Harapannya kegiatan ini dapat memberikan motivasi bagi masyarakat serta membantu menghidupkan UMKM. Selain itu, pasar murah yang disediakan juga menawarkan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan RSUD Ulin, Masniah, menyampaikan bahwa bazaar ini menghadirkan beragam produk dari pelaku UMKM, mulai dari makanan, pakaian hingga aneka kerajinan.
Ia menuturkan kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpegawai sekaligus mendukung peningkatan ekonomi keluarga.
“Peserta bazaar berasal dari berbagai UMKM yang menjual beragam produk seperti pakaian, makanan, dan kebutuhan lainnya. Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Masniah menambahkan, stand Dharma Wanita juga turut menghadirkan berbagai produk seperti kerajinan, pakaian, serta aneka makanan ringan dari pelaku UMKM binaan.
Pada hari pertama pelaksanaan, bazaar mendapat sambutan cukup baik dari pengunjung. Antusiasme tersebut diharapkan terus berlanjut hingga hari terakhir kegiatan sehingga memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha yang terlibat. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

