BMKG Kenalkan Produk Informasi Cuaca Maritim untuk Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Sultan
3 Menit Baca

Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Uli Mahanani, memaparkan berbagai produk informasi cuaca maritim yang disediakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna mendukung keselamatan transportasi laut selama arus mudik Lebaran 1447 H/2026.

Paparan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Informasi Meteorologi Penerbangan dan Maritim untuk Mendukung Pelaksanaan Mudik Lebaran Tahun 2026, oleh Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin secara virtual, Selasa (10/3/2026).

Uli Mahanani menjelaskan bahwa informasi cuaca memiliki peran penting dalam berbagai sektor, terutama transportasi dan kelautan, karena dapat membantu masyarakat serta pelaku transportasi laut dalam mengantisipasi potensi cuaca buruk yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

“Informasi cuaca yang disediakan BMKG bertujuan untuk mendukung keselamatan aktivitas masyarakat, khususnya di sektor transportasi, kelautan, dan perikanan, sehingga potensi risiko akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Uli menyampaikan sejumlah produk informasi cuaca yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemangku kepentingan, di antaranya prakiraan cuaca Kalimantan Selatan, informasi cuaca mingguan, serta peringatan dini cuaca ekstrem yang diperbarui secara berkala selama 24 jam. Informasi tersebut memuat potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang yang dapat terjadi di wilayah tertentu.

Selain itu, BMKG juga menyediakan prakiraan cuaca perairan Kalimantan Selatan yang memuat kondisi angin, tinggi gelombang, dan potensi cuaca di wilayah perairan. Informasi ini diperbarui setiap hari dan berlaku hingga keesokan harinya, sehingga dapat menjadi acuan bagi operator kapal, nelayan, maupun pengguna transportasi laut.

Tidak hanya itu, BMKG juga memberikan peringatan dini banjir pesisir (rob) apabila terdapat potensi kenaikan muka air laut yang dapat berdampak pada wilayah pesisir. Informasi ini biasanya berlaku hingga beberapa hari ke depan sesuai dengan kondisi pasang surut laut.

Lebih lanjut, Uli juga memperkenalkan layanan digital INAWIS (Indonesian Weather Information for Shipping) yang dapat diakses melalui laman maritim BMKG. Sistem ini menyediakan informasi cuaca maritim secara interaktif, termasuk prediksi tinggi gelombang, kecepatan angin, arus laut hingga tujuh hari ke depan, serta peta potensi daerah penangkapan ikan.

“INAWIS dirancang untuk membantu nelayan dan pelaut mendapatkan informasi cuaca maritim secara real-time, sekaligus meningkatkan keselamatan pelayaran dan efisiensi operasional di laut,” jelasnya.

Melalui sosialisasi ini, BMKG berharap para pemangku kepentingan, termasuk instansi transportasi, operator pelayaran, serta masyarakat pesisir dapat memanfaatkan berbagai produk informasi cuaca secara optimal, khususnya selama periode mudik Lebaran.

Dengan pemanfaatan informasi cuaca yang tepat, diharapkan aktivitas transportasi laut dan kegiatan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan lebih aman dan lancar. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini