
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa, salah satunya melalui pengembangan layanan unggulan Klinik Adiksi serta penyediaan fasilitas penunjang pemulihan pasien.
Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandhy Noora melalui Kepala Seksi Humas dan Informasi, Budi Harmanto menyampaikan bahwa Klinik Adiksi menjadi salah satu layanan unggulan yang dimiliki RSJ Sambang Lihum di wilayah Kalimantan.
“Klinik Adiksi ini menjadi layanan unggulan kami karena didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki subspesialis adiksi, sehingga penanganannya lebih komprehensif dan profesional,” ujarnya dalam wawancaa di RSJ Sambang Lihum Kab. Banjar, Rabu (1/4/2026).
Ia menambahkan, keberadaan layanan tersebut menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap penanganan kasus ketergantungan zat yang semakin kompleks.
Selain layanan medis, RSJ Sambang Lihum juga menghadirkan berbagai fasilitas penunjang yang dirancang untuk mempercepat proses pemulihan pasien, khususnya bagi pasien yang berada dalam tahap rehabilitasi.
“Kami menyediakan fasilitas olahraga seperti futsal, mini soccer, dan tenis. Ini tidak hanya untuk internal pegawai, tetapi juga untuk pasien yang sudah mendekati masa pemulihan agar mereka bisa lebih cepat kembali ke kondisi normal,” jelasnya.
Menurutnya, pendekatan pemulihan tidak hanya melalui terapi medis, tetapi juga melalui aktivitas fisik dan sosial yang mampu merangsang proses penyembuhan secara holistik.
Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa pihaknya juga siap melakukan penyesuaian fasilitas apabila terjadi peningkatan kebutuhan pelayanan, seperti pada kasus-kasus tertentu yang memerlukan penanganan khusus.
Langkah ini selaras dengan visi Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi fasilitas, SDM, maupun pendekatan kepada pasien agar pelayanan kesehatan jiwa di Kalimantan Selatan semakin maju dan terpercaya,” tutupnya. MC Kalsel/dam
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

