
Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan kembali menggelar pelatihan kepemimpinan pemuda tahun 2026 di Banjarmasin, Selasa (7/4/2026).
Kali ini merupakan zona kedua dari rangkaian pelatihan yang dirancang menjangkau seluruh 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan secara merata.
Sebanyak 45 peserta mengikuti pelatihan zona kedua ini, masing-masing 15 orang dari Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala. Peserta dibatasi pada usia 16 hingga 30 tahun dan dipersyaratkan berasal dari organisasi kepemudaan yang telah memiliki nomor anggota resmi.
Kepala Dispora Kalsel Pebriadin Hapiz melalui Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Rika Ayu Zainab, mengungkapkan bahwa antusiasme pemuda Kalsel terhadap program ini sangat tinggi hingga melampaui kuota yang tersedia.
“Kita bahkan overload. Setiap kabupaten kota hanya bisa mengirim 15 orang, tapi pendaftar jauh melebihi itu. Akhirnya kita kualifikasi kembali berdasarkan usia dan keanggotaan organisasi kepemudaan,” kata Rika.
Materi pelatihan dirancang secara variatif dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari praktisi wetland, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) untuk sesi dinamika kelompok, hingga praktisi media dari Radar Banjarmasin. Pembekalan komprehensif ini bertujuan memberikan wawasan kepemimpinan yang luas kepada para peserta muda.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program berjenjang yang dibagi dalam beberapa zona. Zona pertama telah lebih dulu digelar untuk Kota Banjarmasin dan Banjarbaru dengan 50 peserta. Zona berikutnya akan menyasar Pelaihari, Tanah Bumbu, dan Kotabaru, dilanjutkan zona wilayah Hulu Sungai yang dibagi dua yakni Tanjung, Balangan, dan HSU, serta terakhir Kandangan dan Barabai.
“Jadi semua 13 kabupaten kota akan terjangkau secara merata, rata-rata 15 orang per kabupaten kota. Ini khusus untuk kepemimpinan pemuda,” jelas Rika.
Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar pembekalan sesaat, melainkan bagian dari proses panjang pembentukan pemimpin muda yang kompeten dan siap terjun ke masyarakat. Para peserta diharapkan terus aktif mengikuti pelatihan dan kegiatan organisasi lainnya agar bekal yang diperoleh benar-benar terasah secara nyata.
“Harapannya generasi muda bisa meneruskan tongkat kepemimpinan yang sudah ada menjadi lebih baik lagi. Karena pemuda adalah cikal bakal pemimpin untuk generasi ini. Kami hanya memberikan pembekalan agar mereka lebih kompeten, namun seiring waktu mereka harus terus aktif di organisasi masyarakat maupun mahasiswa agar benar-benar siap tampil sebagai pemimpin,” pungkas Rika. MC Kalsel/gh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

