HAKA Padel 2026 Dongkrak Popularitas Padel di Kalsel, Peserta Membludak hingga Luar Daerah

3 Menit Baca

Tren olahraga padel di Kalimantan Selatan kian menguat. Hal ini tercermin dari tingginya partisipasi dalam HAKA Padel Tournament 2026 yang berlangsung di Borneo Padel Banjarmasin pada 9–12 April 2026.

Turnamen ini mencatatkan keikutsertaan sebanyak 93 pasangan atau 186 peserta dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Banjarmasin dan Banjarbaru, sejumlah peserta juga datang dari Tapin hingga luar provinsi seperti Surabaya, menandakan daya tarik padel yang semakin luas.

Ketua pelaksana, Ahmad Adi Safrianto, mengungkapkan bahwa kompetisi kali ini mempertandingkan lima kategori, yakni Beginner Men, Beginner Women, Bronze Men, Bronze Women, dan Silver Men.

Ia menilai tingginya animo peserta tidak lepas dari tren padel yang tengah berkembang pesat di Banjarmasin.

Menurutnya, HAKA Padel Tournament 2026 memiliki nilai lebih dibanding turnamen sebelumnya. Pasalnya, ajang ini menjadi yang pertama di Kalimantan Selatan yang secara resmi terafiliasi dengan Persatuan Bulutangkis Padel Indonesia (PBPI), sehingga memiliki legitimasi federasi.

“Event padel sebelumnya memang sudah ada, namun kali ini menjadi yang pertama karena sudah berada di bawah naungan federasi,” kata Adi, Senin (13/4/2026).

Lebih lanjut, Adi optimistis masa depan padel di Banua sangat menjanjikan. Ia menyoroti pertumbuhan fasilitas lapangan dalam setahun terakhir yang terus meningkat dan hampir selalu terisi penuh oleh masyarakat.

Prestasi atlet lokal pun mulai terlihat. Pada kategori Silver Men, gelar juara berhasil diraih oleh putra daerah, menjadi sinyal positif bahwa atlet padel Kalsel mampu bersaing di level nasional.

Sementara itu, persaingan di kategori Beginner Men menghadirkan cerita menarik. Pasangan Daffa Kusuma Aji dan Revy Marcelio dari Laperte Padel de Club tampil dominan dengan mengalahkan Ivan dan Raga dengan skor 6-1 di partai final.

Daffa mengaku awalnya hanya menjadikan padel sebagai sarana hiburan. Namun, seiring intensitas bermain yang meningkat, ia mulai serius menekuni olahraga ini hingga akhirnya meraih gelar juara.

“Awalnya hanya untuk bersenang-senang, tapi setelah sering bermain dan ikut turnamen, akhirnya bisa meraih juara di HAKA Padel ini,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi Daffa untuk naik kelas ke kategori Bronze Men bersama pasangannya. Ia merasa chemistry yang terbangun selama satu bulan terakhir menjadi modal penting untuk bersaing di level berikutnya.

Di sisi lain, Daffa juga berharap perkembangan padel di Banjarmasin diimbangi dengan penambahan fasilitas. Tingginya minat masyarakat membuat lapangan yang ada kerap penuh.

“Antusias masyarakat sangat tinggi, jadi harapannya ke depan semakin banyak lapangan padel yang tersedia,” tutupnya. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini