Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, perkuat kolaborasi dengan Yayasan Rumah Pena BerAksi untuk memperkuat literasi di “Bumi Bersujud”
“Kami menyambut baik atas kehadiran Rumah Pena BerAksi, kami memandang kehadiranya menjadi solusi untuk mencerdaskan masyarakat, membentuk karakter dan memberdayakan masyarakat untuk tetap belajar sepanjang hayat,” kata Kepala Dispersip Tanah Bumbu, Yulia Rahmadani, di Batulicin Kamis.
Menurutnya, Rumah Pena BerAksi tidak hanya menjadi wadah baru bagi pegiat literasi, tetapi juga menawarkan pendekatan dan perspektif berbeda dalam memahami literasi.
Ini juga menjadi angin segar bagi perkembangan literasi di Tanah Bumbu. Kehadirannya memberi warna baru dalam ekosistem literasi yang masih terus kita dorong pertumbuhannya.
Yulia berharap, kolaborasi ini dapat terjalin lebih erat dan berkelanjutan agar minat baca dan budaya literasi di Tanah Bumbu semakin baik.
“Semoga ada sinergi yang lebih dalam, bukan hanya sebatas saling berbalas undangan dalam event. Ke depan, kami ingin ada kolaborasi nyata dalam kegiatan yang lebih besar dan berdampak luas,” harap Yulia.
Ia juga membuka peluang untuk mengadopsi ide-ide segar dari Rumah Pena BerAksi dalam agenda literasi daerah, termasuk dalam rencana penyelenggaraan festival literasi beraksi.
Menurut dia, sumbangan konsep dan inovasi kegiatan yang mampu mendongkrak minat baca masyarakat sangat dibutuhkan guna memperkuat gerakan literasi di Tanah Bumbu.
“Konsep-konsep kreatif dan inovatif sangat kami harapkan, agar sinergi dalam membangun literasi bisa benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.
Ketua Rumah Pena BerAksi, Andrianto Mokodompit, diwakili Sekretaris Puja Mandela menyampiakan bahwa, Rumah Pena BerAksi sedang menyusun buku antologi “Literasi BerAksi”, isinya adalah kumpulan esai dan opini yang berkaitan dengan literasi, perkembangan dan problematik.
“Kami harapkan Dispersip Tanah Bumbu juga bisa ikut berkontribusi dengan mengumpulkan para penulis-penulis terbaik se-Tanah Bumbu. Lewat buku ini, kita akan mencatat beragam pikiran tentang perkembangan literasi di Tanah Bumbu,” tutupnya.

