

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mendorong penguatan peran petani dalam pengelolaan sumber daya air. Salah satunya melalui kegiatan Pembinaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tahun 2026 yang digelar di Banjarmasin.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 peserta yang merupakan anggota P3A dari berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan. Pembinaan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas kelembagaan serta pemahaman teknis dalam pengelolaan jaringan irigasi di tingkat lapangan.
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kabid Sumber Daya Air, Wahid Ramadani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran P3A sebagai mitra strategis.
Menurutnya, P3A memiliki posisi penting dalam menjaga keberlanjutan sistem irigasi, termasuk dalam memastikan efisiensi penggunaan air serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
“Melalui pembinaan ini, kami berharap peserta dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta motivasi dalam mengelola sumber daya air secara optimal di lapangan,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan irigasi. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan sistem irigasi di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Selain itu, peserta diharapkan dapat memanfaatkan forum ini untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta memperkuat jejaring antar anggota P3A.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap tercipta peningkatan peran aktif P3A dalam pengelolaan irigasi.
“Hal tersebut diharapkan berdampak pada optimalisasi pemanfaatan sumber daya air, peningkatan produktivitas pertanian, serta penguatan ketahanan pangan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

