


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan berpotensi mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan dalam periode 11–17 Maret 2026.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo melalui Prakirawati Liesda Kartika, Selasa (10/3/2026) menyampaikan bahwa secara umum kondisi cuaca di Kalimantan Selatan pada satu minggu ke depan masih didominasi awan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.
“Secara umum kondisi cuaca di Kalimantan Selatan dalam satu minggu ke depan diprakirakan berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang di beberapa wilayah,” ujar Liesda.
Ia menjelaskan suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celcius dengan kelembapan udara antara 55 hingga 98 persen. Sementara angin umumnya bertiup dari arah Tenggara hingga Barat pada pagi hingga malam hari dan dari arah Utara hingga Timur pada dini hari, dengan kecepatan sekitar 5 hingga 30 kilometer per jam.
BMKG juga memprakirakan pada periode 11–13 Maret 2026, wilayah Kalimantan Selatan bagian utara, timur, selatan, dan barat berpotensi mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang.
“Sementara pada 14–17 Maret 2026, sebagian wilayah masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat.
Kondisi tersebut berpotensi terjadi pada 11–13 Maret 2026 di wilayah Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru, serta pada 15–17 Maret 2026 di hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi pasang air laut maksimum di Perairan Muara Sungai Barito pada 12–15 Maret 2026 pukul 14.00–17.00 WITA dengan ketinggian maksimum mencapai 2,5 meter.
“Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, genangan air, tanah longsor, jalanan licin hingga pohon tumbang,” imbuhnya.
Warga yang tinggal di bantaran sungai maupun wilayah pesisir juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan banjir rob.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti website cuaca.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial Instagram @cuacakalsel. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

