Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan (Kalsel) merilis Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang November 2025 terjadi kenaikan dari bulan sebelumnya (m–to–m ).
“Tingkat Penghunian Kamar (mTPK November 2025 mencapai 60,75 persen atau naik 0,04 poin dibanding TPK Oktober 2025 yang sebesar 60,72 persen,” ujar Kepala BPS Kalsel, Mukhamad Mukhanif, Banjarbaru, Senin (5/1/2026).
Apabila dibandingkan dengan TPK pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu November 2024 yang sebesar 61,77 persen, terjadi penurunan sebesar 1,02 poin (y–on–y ).
“Berdasarkan klasifikasi hotel bintang, pada November 2025, TPK tertinggi dicapai oleh klasifikasi hotel bintang 4, yaitu sebesar 65,45 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 sebesar 39,76 persen,” kata Hanief.
Hanief menyebut, Rata–Rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel bintang di Kalimantan Selatan pada November 2025 adalah sebesar 1,58 malam, mengalami kenaikan jika dibandingkan Oktober 2025 yang sebesar 0,04 malam (m–to–m ). Dilihat dari klasifikasi hotel pada November 2025, RLM tertinggi terjadi pada hotel bintang 4 yaitu selama 1,65 malam dan terendah terjadi pada hotel bintang 1 yaitu selama 1,12 malam.
“Dilihat dari kelompok kamar pada November 2025, RLM tertinggi pada hotel nonbintang terjadi pada kelompok kamar <10 yaitu selama 1,13 malam dan yang terendah terjadi pada kelompok jumlah kamar >40 yaitu selama 1,05 malam,” ujar Hanief.
Lebih lanjut, Pada Januari–November 2025, perjalanan wisnus asal Kalimantan Selatan mencapai 18,55 juta perjalanan. Jumlah ini naik 72,50 persen dibandingkan kumulatif periode yang sama pada tahun 2024 (cumulative to cumulative) yang sebanyak 10,76 juta perjalanan.
“Sepanjang periode tersebut, jumlah perjalanan wisnus tertinggi terjadi pada April 2025 yang mencapai 2,08 juta perjalanan. Sepanjang periode Januari-November 2025 Kabupaten Banjar tercatat sebagai daerah asal dengan jumlah perjalanan wisnus tertinggi,” jelasnya. MC Kalsel/scw
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

