BPSDMD Kalsel Gelar Pelatihan Public Speaking Secara Daring, Perkuat Kompetensi Komunikasi ASN

Sultan
3 Menit Baca

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPSDMD) Provinsi Kalsel menggelar Pelatihan Public Speaking bagi ASN lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. 

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti ratusan peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel, Faried Fakhmansyah, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis, Sarah Hidayani.

Dalam sambutannya, Sarah Hidayani menekankan bahwa di era keterbukaan informasi publik saat ini, ruang untuk berbicara dan menyampaikan pendapat di muka umum semakin terbuka luas. 

“Berbicara bukan sekadar mengeluarkan kata-kata atau menyampaikan uneg-uneg. Lebih dari itu, berbicara merupakan proses dan seni dalam menyampaikan informasi serta gagasan kepada orang yang tepat, pada waktu yang tepat, dan dengan cara yang tepat, sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami dan diikuti sesuai harapan,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (25/2/2026).

Ia menambahkan, faktor utama dalam public speaking adalah penggunaan bahasa yang runtut, logis, dan jelas agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat. 

Public speaking, lanjutnya, bukan hanya tentang berbicara, melainkan bagaimana menyampaikan gagasan, informasi, dan pesan secara efektif, jelas, serta mampu memengaruhi pendengar.

“Di era yang dinamis ini, kemampuan komunikasi yang baik menjadi kunci keberhasilan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sosial,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, meskipun dilaksanakan dalam waktu yang relatif singkat, Ia berharap para peserta mampu menggali potensi diri serta mengatasi rasa takut berbicara di depan umum, dapat meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal dan presentasi, serta menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menghasilkan produk kerja yang berkualitas dan berdaya saing.

“Saya berharap melalui pelatihan ini, para peserta dapat memperdalam pengetahuan tentang bagaimana memimpin sebuah acara dengan lancar dan profesional,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubbid Pengembangan Kompetensi Inti Jabatan Administrasi Perangkat Daerah Penunjang, Herlina Yunita, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan teknik berbicara yang efektif, percaya diri, dan persuasif guna mendukung pengembangan diri serta profesionalisme sebagai ASN.

“Pelatihan inibertujuan membekali peserta dengan teknik berbicara yang efektif, percaya diri, dan persuasif guna mendukung pengembangan diri serta profesionalisme ASN,” jelasnya.

Pelatihan dilaksanakan secara daring selama satu hari melalui media Zoom Meeting dengan jumlah peserta sebanyak 270 orang. Peserta terdiri dari ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini