Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kontribusi Mahasiswa ULM dalam Program KKN Tematik Lingkungan Hidup

5 Menit Baca

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Menurutnya, ULM secara konsisten menunjukkan perhatian terhadap perkembangan Kabupaten Tanah Bumbu melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat.

“Sungguh membanggakan bahwa sinergisitas antara Pemkab Tanbu dan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin terjalin dengan sangat luar biasa baik melalui berbagai program yang ada,” ujarnya, saat acara penarikan peserta sekaligus ekspose Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Tahun 2026 yang digelar di Joglo Merah Putih, Bandara Bersujud, Senin (10/8/2026) malam.

Bupati menambahkan, perhatian ULM tidak hanya mencakup aspek pembangunan, tetapi juga menyentuh dinamika sosial, tradisi, budaya, serta kehidupan masyarakat di desa-desa.

Pada pelaksanaan KKN kali ini, sebanyak 300 mahasiswa ditempatkan di 19 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu. Para mahasiswa melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan tema KKN yang diusung.

Atas kontribusi tersebut, Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi kepada Rektor, civitas akademika, serta seluruh mahasiswa ULM yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Lambung Mangkurat beserta seluruh civitas akademika, termasuk adik-adik mahasiswa yang telah bersama-sama mendukung berbagai program unggulan di Kabupaten Tanah Bumbu,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Andi Rudi Latif juga mengapresiasi tema KKN yang mengangkat isu penanganan sampah melalui program “Kabupaten Tanah Bumbu ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), salah satunya melalui Gerakan Aksi Pilah dan Olah Sampah dari Sumbernya.

Menurutnya, persoalan sampah merupakan salah satu tantangan yang membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi. Karena itu, edukasi dan aksi nyata dalam pengelolaan sampah dari sumbernya dinilai penting. Untuk mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Rudi Latif atas nama Pemkab Tanbu dan seluruh masyarakat turut menyampaikan duka cita yang mendalam. Atas musibah kecelakaan yang menimpa peserta KKN Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Nahdlatul Ulama.

“Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Segala amal ibadahnya diterima, serta segala kekhilafan dan dosa-dosanya mendapatkan ampunan-Nya,” tuturnya.

Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, Andi Rudi Latif menyampaikan rasa duka yang mendalam. Ia berharap Allah SWT memberikan kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan kepada keluarga dalam menghadapi musibah tersebut.

Sementara itu, Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan seluruh masyarakat. Karena telah menyambut serta memberikan dukungan kepada mahasiswa KKN ULM selama berada di daerah tersebut.

Menurutnya, Pemkab Tanbu telah memberikan dukungan, baik berupa tempat tinggal maupun berbagai fasilitas yang menunjang pelaksanaan KKN mahasiswa.

“Saya ucapkan terima kasih, khususnya kepada Bupati, yang sangat membantu melancarkan pelaksanaan KKN mahasiswa dengan berbagai fasilitas yang disediakan,” ujarnya.

Rektor ULM juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu ketika sejumlah mahasiswa mengalami insiden selama pelaksanaan KKN. Menurutnya, penanganan yang sigap dan cepat tersebut sangat membantu sehingga kondisi dapat ditangani dengan baik.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan pelakat oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada perwakilan mahasiswa. Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan partisipasi mereka dalam melaksanakan program KKN di Bumi Bersujud.

Penarikan peserta KKN tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian pelaksanaan KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM Tahun 2026. (adi)

sumber : mc.tanahbumbukab.go.id

Bagikan Artikel Ini