Dislautkan Kalsel Salurkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus

2 Menit Baca

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) terus memperkuat sektor perikanan budidaya dengan menyalurkan bantuan hibah sarana budidaya ikan gabus (haruan) tahun 2026.

Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung visi dan program Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam meningkatkan produktivitas perikanan daerah, khususnya melalui pengembangan konsep haruan estate.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, menyampaikan bahwa pengembangan budidaya ikan gabus memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan daerah yang bernilai ekonomi tinggi dan diminati pasar.

“Melalui bantuan ini, kami ingin mendorong peningkatan produksi ikan gabus sekaligus memperkuat kapasitas kelompok pembudidaya. Haruan merupakan komoditas lokal yang memiliki nilai strategis, baik untuk konsumsi maupun pengembangan industri olahan,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (1/4/2026).

Bantuan hibah tersebut disalurkan kepada dua kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), yakni Pokdakan “Anugerah Tatah Makmur” yang berlokasi di Desa Jamil, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, serta Pokdakan “Sumber Rezeki” di Desa Pampanan, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong.

Menurut Rusdi, pemilihan kelompok penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan penilaian, dengan mempertimbangkan kesiapan kelompok, potensi wilayah, serta komitmen dalam mengembangkan budidaya ikan gabus secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, pengembangan haruan estate tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penguatan kelembagaan kelompok, penerapan teknologi budidaya, hingga akses pemasaran.

“Ke depan, kami berharap kelompok penerima bantuan ini dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam pengembangan budidaya ikan gabus yang terintegrasi dan berdaya saing,” tambahnya.

Melalui program ini, Dislautkan Kalsel optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis perikanan, meningkatkan pendapatan pembudidaya, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi hilirisasi sektor perikanan, di mana hasil budidaya diharapkan tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu menembus pasar yang lebih luas.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan kelompok masyarakat, pengembangan budidaya ikan gabus di Kalimantan Selatan diharapkan semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini