Dislutkan Kalsel Kembangkan Udang Estate Melalui Intensifikasi Tambak

Sultan
2 Menit Baca

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan juga mendorong pengembangan Udang Estate melalui program intensifikasi tambak rakyat di sejumlah wilayah pesisir.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, mengungkapkan Kalsel memiliki potensi tambak udang yang cukup besar.

“Potensi tambak udang di Kalimantan Selatan mencapai sekitar 53 ribu hektare, namun yang saat ini sudah dimanfaatkan sekitar 16 ribu hektare yang tersebar di Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru dan Barito Kuala,” jelasnya.

Melalui program Udang Estate, pemerintah daerah mendorong peningkatan produktivitas tambak dengan menerapkan pola intensifikasi, seperti penggunaan pupuk tambak, pengapuran, serta pengelolaan pakan alami yang lebih baik.

Program ini akan difokuskan di beberapa kawasan seperti Kintap (Tanah Laut), tiga desa di Tanah Bumbu, serta Stagen di Kotabaru dengan luas pengembangan bertahap sekitar 1.500 hektare.

“Selama ini produktivitas tambak rakyat masih rendah, rata-rata hanya sekitar 50 hingga 100 kilogram per hektare. Karena itu kita dorong intensifikasi agar produksi dapat meningkat dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Rusdi, Banjarbaru, Jumat (6/3/2026).

Selain bantuan bibit dan sarana produksi, pemerintah juga berencana menghadirkan tenaga ahli untuk memberikan pendampingan teknis kepada para pembudidaya tambak.

“Kita juga akan mengundang tenaga ahli udang untuk melihat langsung kondisi tambak di daerah sehingga teknologi yang diterapkan benar-benar sesuai dengan karakteristik lahan di masing-masing wilayah,” tambahnya. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini