
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Kementerian Lingkungan Hidup menyalurkan bantuan fasilitas pengelolaan sampah berupa ember dan tong pengumpulan sampah ke Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.
Total bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari 2.000 unit, yang diperuntukkan bagi masyarakat sebagai sarana pendukung dalam pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.
Kepala DLH Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmat Prapto Udoyo, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.
“Melalui penyaluran ember dan tong sampah ini, kami ingin mendorong masyarakat agar mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga. Karena pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari sumbernya, yaitu dari masyarakat sebagai penghasil sampah,” kata Rahmat, Banjarbaru, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, pemilahan sampah sejak awal akan sangat membantu dalam proses pengelolaan selanjutnya, baik untuk pengurangan, daur ulang, maupun pengolahan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi bentuk stimulus dan edukasi kepada masyarakat bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap dapat menjadi pemicu kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Jika dimulai dari rumah tangga, maka dampaknya akan sangat besar terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tambahnya.
DLH Kalsel pun mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya serta mulai membiasakan diri memilah sampah organik dan anorganik dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya ini diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

