













Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pertemuan rutin yang dirangkai dengan kegiatan keterampilan membuat kerajinan tangan berupa chunky bag di Aula Kantor PUPR Kalsel, Banjarbaru, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperingati Hari Kartini 2026. Para anggota DWP PUPR Kalsel tampak anggun mengenakan kebaya, menambah nuansa kebersamaan dan semangat emansipasi perempuan dalam suasana yang hangat dan kreatif.
Ketua DWP Dinas PUPR Kalsel, Lola Luthfia Yasin, menyampaikan bahwa pertemuan rutin ini merupakan agenda dua bulanan yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan anggota.
“Pertemuan rutin ini sekaligus kita rangkai dengan peringatan Hari Kartini. Tema hari ini adalah membuat kerajinan chunky bag handmade, yang diharapkan dapat menjadi keterampilan bermanfaat bagi ibu-ibu DWP,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan kali ini merupakan giliran bidang Cipta Karya dan Tata Ruang sebagai penanggung jawab arisan pertemuan. Melalui kegiatan tersebut, anggota diperkenalkan dengan jenis kerajinan baru yang sebelumnya belum banyak diketahui.
“Selama ini kita mungkin lebih familiar dengan merajut atau menyulam. Ternyata ada kerajinan chunky bag yang menarik dan bisa kita kembangkan, baik untuk kebutuhan pribadi maupun peluang pemberdayaan di masyarakat,” ucapnya.
Dalam momentum Hari Kartini, Lola juga berharap perempuan, khususnya di lingkungan PUPR, dapat terus meningkatkan peran dan kapasitas diri, tidak hanya dalam mendukung keluarga, tetapi juga berkontribusi di masyarakat.
“Saya berharap wanita PUPR bisa menjadi perempuan yang berdaya. Semangat Kartini tidak hanya tentang emansipasi, tetapi juga tentang kemandirian, kreativitas, dan kepedulian. Kita tidak hanya mendorong suami untuk berkarya, tetapi juga mampu memberdayakan diri sendiri,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan semangat produktivitas di tengah kesibukan, sekaligus mempererat hubungan antar anggota.
“Merajut benang menjadi tas bukan sekadar keterampilan, tetapi simbol bahwa dari hal sederhana kita bisa menciptakan kebersamaan dan kebermanfaatan,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi panitia pelaksana yang telah menyiapkan kegiatan dengan baik dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini menambah ilmu, mempererat silaturahmi, dan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus produktif,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, DWP PUPR Kalsel menegaskan komitmennya dalam mendorong perempuan untuk terus belajar, berkarya, dan saling mendukung, sejalan dengan semangat Kartini masa kini yang mandiri dan kreatif. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

