Imigrasi Batulicin dukung program ketahanan pangan di Tanah Bumbu

2 Menit Baca

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan, mendukung program ketahanan pangan di “Bumi Bersujud” guna mewujudkan 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Tahun 2026.

“Untuk mewujutkan hal itu, kami melaksanakan budidaya ikan dengan menebar benih ikan nila sebanyak 1.500 ekor di Desa Api-Api, Kecamatan Kusan Tengah,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin, Catur Adi Putra di Batulicin, Sinin.

Ia mengatakan, program ini bukti nyata kontribusi Imigrasi Batulicin dalam mendukung ketersediaan pangan dan membantu masyarakat sekitar.

Budidaya ikan nila dimulai sejak Januari 2026 dengan survei lokasi tambak yang dinilai layak. Setelah survei, Imigrasi Batulicin menandatangani kerja sama dengan pengelola tambak lokal untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Sebanyak 1.500 ekor benih ikan nila tersebut diserahkan ke pengelola tambak untuk dipelihara secara berkala dengan monitoring dan pengawasan bersama.

Jajaran Imigrasi Batulicin rutin memantau kondisi tambak, memastikan kualitas air agar tetap terjaga, memastikan ketersediaan pakan, untuk menjaga pertumbuhan ikan nila tetap maksimal.

“Pada Rabu 6 Mei, kami baru panen ikan nila dengan hasil kurang lebih 190 kilogram. Ikan nila kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan,” tutur Catur.

Ia menilai, program ini cukup bagus sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan.

Bagikan Artikel Ini