Kolaborasi Lintas Dinas Perkuat Stabilitas Bahan Pokok di Kalimantan Selatan

Sultan
2 Menit Baca

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan bahwa upaya menjaga ketahanan pangan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan harus melalui kolaborasi dengan berbagai instansi terkait.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengatakan bahwa pihaknya secara rutin bekerja sama dengan sejumlah dinas teknis serta lembaga terkait dalam berbagai kegiatan pengendalian harga dan distribusi bahan pokok.

“Dalam upaya menjaga stabilitas bahan pokok, kami selalu berkolaborasi dengan dinas lain seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta Bulog. Jadi ini memang kerja bersama, kami saling mendukung dalam berbagai kegiatan,” ujarnya, Banjarbaru, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, kolaborasi tersebut terlihat jelas dalam pelaksanaan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak pihak, termasuk ketika terjadi kegiatan yang membutuhkan intervensi pemerintah untuk membantu masyarakat.

“Contohnya ketika ada kegiatan atau kebutuhan intervensi di lapangan seperti yang terjadi kemarin. Dari beberapa dinas ini bersama-sama turun membantu, masing-masing menggelar komoditas yang bisa disediakan,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan pokok masyarakat disediakan secara langsung di lokasi kegiatan, mulai dari bahan pangan utama hingga produk peternakan.

“Di titik kegiatan kemarin kami menggelar berbagai komoditas, mulai dari telur ayam, ayam, beras, gula, tepung, susu, dan berbagai kebutuhan lainnya untuk masyarakat,” kata Ahmad Bagiawan.

Ia menjelaskan bahwa setiap dinas memiliki peran masing-masing dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Dinas teknis di sektor produksi bertugas memastikan ketersediaan komoditas, sementara Dinas Perdagangan berperan pada tahap distribusi dan pemasaran kepada masyarakat.

“Perdagangan ini sebenarnya menjadi ujung dari rantai ketahanan pangan. Misalnya dari Dinas Perkebunan dan Peternakan yang mendorong peternak menghasilkan telur atau ayam, kemudian dari sisi perdagangan kami yang mengurus bagaimana komoditas tersebut sampai ke pasar dan bisa diakses masyarakat,” jelasnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap stabilitas pasokan dan harga bahan pokok dapat terus terjaga, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini