Kotabaru Perkuat Tata Kelola Data Lewat Workshop

Bilal
2 Menit Baca

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotabaru mengadakan Workshop Manajemen Data dan Sosialisasi Pembinaan Data Statistik Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan dilaksanakan di Ballroom, Lantai 4, Hotel Grand Surya Kotabaru, ini diawali dengan pembukaan kemudian dilanjutkan laporan panitia disampaikan Plt Kabid Statistik Diskominfo Kotabaru, Rindayani, di laporkan Sabtu.

Dalam laporannya Rindayani menegaskan, workshop dilaksanakan kareba pentingnya penguatan manajemen data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang akurat dan tepat sasaran.

Manajemen data meliputi proses pengumpulan, penyimpanan, pengolahan, dan pemeliharaan. Dengan pengelolaan data yang baik, organisasi dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko kesalahan, serta menjaga keamanan informasi,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa pengelolaan data adalah tanggung jawab seluruh perangkat daerah, bukan hanya Diskominfo.

Data bukan sekadar deretan angka, tetapi pondasi setiap kebijakan, program, dan pelayanan publik. Tanpa data yang akurat dan terintegrasi, pembangunan bisa kehilangan arah dan pelayanan menjadi tidak tepat sasaran.

Selain itu, Rindayani juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, peningkatan kapasitas SDM, serta komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola data di lingkungan Pemerintah Daerah.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Plt Kabid Inovasi dan Teknologi Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kotabaru, Desi Ira Wahyuni, SKM, MM, serta Pranata Komputer Ahli Pertama BPS Kotabaru, Muhammad Baital Salsabil, S.Tr.Stat.

Dalam materi yang disampaikan, Desi menegaskan, data yang akurat, mutakhir, dan mudah diakses merupakan syarat penting dalam perumusan program serta kebijakan pembangunan daerah.

Sementara itu Baital Salsabil, memaparkan proses bisnis statistik, termasuk metode pengumpulan data yang meliputi sensus, survei, kompilasi produk administrasi, serta pentingnya keseragaman kualitas data antar-OPD.

Melalui workshop ini, Pemkab Kotabaru berupaya memperkuat implementasi prinsip Satu Data Indonesia (SDI) yang menekankan ketersediaan data yang akurat, terpadu, serta dapat dibagikan antarlembaga.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas perangkat daerah dalam mengelola data, metadata, serta memastikan standar kualitas data yang seragam sebagai dasar perencanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Kotabaru.

Bagikan Artikel Ini