

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Koperasi dan UMKM terus berkomitmen mendorong produk lokal agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel, Rahmadin saat meninjau stan pameran produk unggulan Banua pada Peresmian Dermaga Pasar Terapung di kawasan Danau Air Tawar Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu, (12/4/2026).
Dalam keterangannya, Rahmadin menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKM Kalsel dalam pameran ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring pasar.
“Banyak hal yang kita lakukan, salah satunya dengan menggandeng seluruh pelaku usaha mikro dan kecil di Kalimantan Selatan untuk mempromosikan produk mereka secara lebih luas,” ujarnya.
Antusiasme pengunjung terhadap produk khas Kalimantan Selatan juga terbilang tinggi. Rahmadin mengungkapkan bahwa beberapa produk bahkan menjadi incaran para pembeli, termasuk tamu dari mancanegara.
”Ada beberapa UMKM yang produknya sudah habis terjual atau diborong. Produk yang paling diminati antara lain Madu Hutan asli Kalsel dan Boneka Bekantan,” tambah Rahmadin.
Tingginya minat terhadap Boneka Bekantan bukan tanpa alasan. Selain bentuknya yang unik dan menjadi ikon fauna Kalimantan Selatan, ukurannya yang kecil membuatnya praktis untuk dibawa sebagai buah tangan atau souvenir.
“Bahkan, delegasi dari Kedutaan Besar Sudan yang hadir dalam acara tersebut turut memberikan apresiasi dan tertarik membeli produk-produk UMKM Kalsel,” tambahnya.
Ke depan, Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel berharap promosi produk Banua dapat semakin masif, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga merambah pasar global.
“Keberhasilan dalam pameran ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi para pelaku UMKM lainnya untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk mereka,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

