


Pemanfaatan lahan tidur di lingkungan perkantoran kini menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan menginisiasi pengelolaan lahan kosong di samping kantor mereka di Banjarbaru menjadi kebun tanaman pangan produktif.
Kepala Dinas PMD Kalsel, Iwan Ristianto melalui Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Desa, Muhammad Agus Fariady, menjelaskan bahwa program ini berawal dari inisiatif pimpinan saat pertama kali menempati kantor tersebut.
“Waktu awal pindah ke kantor, Pak Kepala Dinas melihat masih banyak lahan kosong dan lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara optimal. Dari situ muncul inisiatif untuk mengelolanya menjadi lahan pertanian,” ujarnya saat meninjua, Rabu (18/2/2026).
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mengelola tanah kering agar lebih produktif. Proses pengolahan lahan dilakukan secara bertahap selama kurang lebih dua bulan. Pada tahap awal, pihaknya menggandeng rekan-rekan dari bidang alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk membantu pengolahan tanah menggunakan traktor selama beberapa hari. Setelah itu, dilanjutkan dengan pencangkulan dan pengolahan manual oleh jajaran pegawai.
“Alhamdulillah, setelah melalui beberapa tahapan pengolahan, lahan tersebut berhasil kita tanami. Ini menjadi bukti bahwa dengan kemauan dan kerja sama, lahan tidur pun bisa menjadi sumber pangan,” jelas Agus.
Kegiatan ini juga melibatkan Tim Penggerak PKK Dinas PMD Provinsi Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh Ketua PKK Dinas PMD. Bersama para ibu-ibu, mereka melaksanakan penanaman berbagai jenis tanaman pangan secara gotong royong.
Adapun komoditas yang ditanam antara lain cabai hiung, cabai rawit (lombok), kacang panjang, jagung, tomat, terong, kacang tanah, serta kangkung. Saat ini, seluruh tanaman tersebut telah tumbuh dengan baik dan memasuki tahap perawatan.
“Kita tinggal fokus pada perawatan. Mudah-mudahan dua sampai tiga bulan ke depan sudah bisa panen,” ungkapnya.
Lebih lanjut, program ini diharapkan menjadi contoh baik bagi masyarakat desa maupun lingkungan perkantoran lainnya dalam memanfaatkan lahan kosong untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Selain memberikan nilai ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian pangan.
Melalui langkah sederhana namun berdampak ini, Dinas PMD Kalsel menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan ekonomi desa serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

