Pasokan Bawang Tetap Aman Pasca Kebakaran di Pasar Harum Manis Banjarmasin

2 Menit Baca

Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya bawang, masih dalam kondisi aman pasca kebakaran yang terjadi di Pasar Harum Manis Banjarmasin.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kebakaran yang terjadi belum lama ini menghanguskan sejumlah komoditas palawija. Tercatat sekitar 17 ton bawang merah turut terbakar, bersama dengan komoditas lainnya seperti bawang putih, keminting, dan kacang hijau.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, menyampaikan bahwa meskipun terdapat kerugian akibat kebakaran tersebut, pasokan bawang di pasaran masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami telah melakukan pemantauan langsung di lapangan. Memang benar ada sekitar 17 ton bawang yang terbakar, termasuk bawang putih dan komoditas palawija lainnya. Namun demikian, ketersediaan bawang masih aman dan mencukupi,” ujar Gia sapaan akrabnya di Banjarmasin, Selasa (5/5/2026)

Ia menambahkan, harga bawang di pasaran saat ini juga relatif stabil, berada di kisaran Rp30.000 per kilogram.

“Kami pastikan masyarakat tidak perlu khawatir, karena stok masih tersedia dengan harga yang relatif stabil di kisaran Rp30 ribu per kilogram,” tambahnya.

Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan distribusi dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, serta mengantisipasi potensi lonjakan harga di pasaran.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok demi memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini