
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menghadapi berbagai tantangan krisis global yang berpotensi berdampak pada kehidupan sosial masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan, Heriansyah melalui Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan, Sundusiah pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) FKUB se-Kalimantan Selatan yang digelar di Banjarmasin, Rabu (15/4/2026).
Dalam sambutannya, Sundusiah menekankan bahwa dinamika geopolitik global saat ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga dapat mempengaruhi stabilitas sosial dan kerukunan umat beragama di daerah.
“Melalui rakor ini, kita ingin meningkatkan pemahaman bersama terkait isu-isu geopolitik global, sekaligus memperkuat komitmen antara pemerintah daerah dan FKUB dalam mengantisipasi berbagai potensi dampak negatif yang mungkin timbul,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk membangun kesadaran geopolitik, khususnya dalam konteks lokal Kalimantan Selatan, sehingga para pemangku kepentingan mampu merespons berbagai dinamika global secara bijak dan terukur.
“Kita berharap forum ini dapat menjadi pemantik wacana kritis dan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi gejolak nasional maupun global,” tambahnya.
Rakor FKUB se-Kalsel tahun ini mengusung tema “Sinergi Pemerintah dan FKUB dalam Menghadapi Krisis Global”, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan keterkaitan antara aspek agama, ekonomi, dan politik di tengah arus globalisasi.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong peran aktif FKUB bersama pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah, serta mewujudkan masyarakat Kalimantan Selatan yang rukun, toleran, dan damai.
Peserta kegiatan berjumlah 40 orang yang terdiri dari unsur Bakesbangpol kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalsel, FKUB Provinsi, serta perwakilan FKUB kabupaten/kota.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini menghadirkan narasumber dari Ketua FKUB Provinsi Kalimantan Selatan dan tokoh masyarakat, dengan pembiayaan melalui DPA-SKPD Bakesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan pada program pembinaan dan pengembangan ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya.
Sundusiah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kerja sama dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak merupakan kunci dalam menjaga kerukunan dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat di Kalimantan Selatan,” tutupnya. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

