Pemprov Kalsel Dukung Pembentukan Satgas BBM untuk Jaga Ketersediaan Energi

Sultan
2 Menit Baca

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) BBM guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak selama bulan Ramadan hingga libur Hari Raya Idulfitri.

Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Selatan, Nasrullah, menyampaikan bahwa pembentukan Satgas BBM tersebut dilakukan secara nasional, termasuk di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

Menurutnya, keberadaan Satgas ini bertujuan untuk memastikan stok dan distribusi BBM tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya selama periode Ramadan dan Idulfitri, dengan aman dan nyaman.

“Pemerintah melalui Kementerian ESDM bersama PT Pertamina telah membentuk Satgas BBM dalam rangka menghadapi Ramadan dan libur Hari Raya Idulfitri di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan,” ujar Nasrullah, Banjarbaru, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, pembentukan Satgas tersebut merupakan langkah antisipatif pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan energi, khususnya BBM, di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama masa libur keagamaan.

Meski demikian, Nasrullah menuturkan bahwa untuk informasi lebih rinci mengenai operasional dan mekanisme kerja Satgas BBM, masyarakat maupun pihak terkait dapat mengonfirmasi langsung kepada PT Pertamina sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam penyaluran BBM.

“Untuk informasi yang lebih detail terkait Satgas tersebut, dapat langsung ditanyakan kepada PT Pertamina sebagai otoritas penyalur BBM,” jelasnya.

Terkait perkembangan situasi global, khususnya adanya konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi sektor energi, Nasrullah memastikan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM telah melakukan berbagai langkah strategis dan antisipasi terhadap segala kemungkinan yang dapat terjadi.

“Pemerintah pusat tentu telah menyiapkan langkah-langkah strategis dan antisipatif terhadap berbagai kemungkinan dampak yang mungkin timbul,” tambahnya.

Dengan adanya koordinasi antara pemerintah dan Pertamina melalui Satgas BBM tersebut, diharapkan pasokan energi di Kalimantan Selatan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini