PPRSAR Mulia Satria Resmi Buka Program Rehabilitasi Sosial Klien Remaja Angkatan IX Tahun 2026

Sultan
3 Menit Baca

Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria secara resmi membuka Program Rehabilitasi Sosial bagi Penerima Manfaat Klien Remaja Angkatan IX Tahun 2026, yang diikuti puluhan remaja dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Kepala PPRSAR Mulia Satria, Sacik Kartikowati, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya strategis dalam memberikan layanan rehabilitasi sosial terpadu bagi remaja yang membutuhkan pendampingan, pembinaan, serta peningkatan keterampilan hidup dan vokasional.

“Program rehabilitasi sosial ini bertujuan untuk memulihkan fungsi sosial klien remaja agar mampu mandiri, berdaya, serta siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang dimiliki,” kata Sacik, Banjarbaru, Selasa (27/1/2026).

Ia menyampaikan, berdasarkan hasil seleksi yang dilaksanakan pada November hingga Desember 2025 di 13 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, sebanyak 77 orang klien remaja dinyatakan lulus, ditambah 4 orang klien Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Seluruh klien tersebut kini telah berada dan mengikuti pembinaan di PPRSAR Mulia Satria.

Dari total 81 klien, untuk klien remaja terdiri dari 51 laki-laki dan 26 perempuan, sedangkan klien ABH terdiri dari 3 laki-laki dan 1 perempuan.

Para klien remaja mengikuti berbagai jurusan keterampilan, antara lain Jurusan Komputer sebanyak 10 orang, Jurusan Menjahit 14 orang, Jurusan Tata Rias 7 orang, Jurusan Otomotif 9 orang, Jurusan Bengkel Sepeda Motor 14 orang, Jurusan Elektro/Servis HP 5 orang, Jurusan Meubel Aluminium 6 orang, Jurusan Barista 5 orang, Jurusan Barbershop 6 orang.

Sementara itu, klien berasal dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dengan jumlah terbanyak dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Kotabaru.

Sacik menambahkan, hingga saat ini para klien telah mengikuti sejumlah tahapan awal pembinaan, mulai dari asesmen kesehatan, asesmen psikologi, dan asesmen psikososial, pemeriksaan kebugaran oleh Tim BKOM, kegiatan outbound bersama Tim Tagana Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, hingga pelatihan militer dasar yang dilaksanakan oleh Tim Rindam Tambun Bungai.

“Seluruh tahapan ini dirancang untuk membentuk kesiapan mental, fisik, serta karakter klien sebelum memasuki proses pembinaan lanjutan dan pelatihan keterampilan secara intensif,” jelasnya.

Ia berharap, melalui Program Rehabilitasi Sosial Angkatan IX Tahun 2026 ini, para klien dapat memperoleh bekal yang cukup untuk membangun masa depan yang lebih baik, mandiri, dan produktif setelah menyelesaikan masa rehabilitasi di PPRSAR Mulia Satria. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini