

Perayaan Tahun Baru Imlek Bersama yang jatuh pada 22 Februari 2026 dilaksanakan oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Kalimantan Selatan dengan mengusung tema “Bersama dalam Keberagaman”.
Ketua Harian PSMTI Provinsi Kalimantan Selatan, Arifin Theo, menyampaikan bahwa perayaan Imlek tahun ini terasa istimewa karena melibatkan lebih banyak unsur masyarakat lintas suku dan agama.
“Setiap tahun kami merayakan Imlek, namun kali ini kami lebih terbuka. Sekitar 30 suku yang tergabung dalam FKUB turut hadir. Ini menjadi bukti bahwa keberagaman di Kalimantan Selatan berjalan dengan baik dan harmonis,” kata Arifin, Banjarmasin, Minggu (22/2/2026).
Ia menjelaskan, perayaan kali ini juga bertepatan dengan momentum Ramadan bagi umat Muslim serta Rabu Abu bagi umat Katolik. Karena itu, rangkaian kegiatan turut diisi dengan buka puasa bersama sebagai wujud saling menghormati dan mempererat toleransi antarumat beragama.
“Kita ingin menunjukkan bahwa dalam keberagaman ini kita bisa bersama-sama. Baik Muslim maupun Katolik, semuanya merayakan dalam semangat kebersamaan dan saling menghargai,” tambahnya.
Arifin Theo juga menyebutkan bahwa peserta yang hadir berasal dari seluruh wilayah Kalimantan Selatan, termasuk Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Bumbu, Kotabaru, serta berbagai Kabupaten dan kecamatan lainnya. Selain PSMTI, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan perkumpulan Tionghoa, FKUB, komunitas Gusdurian, serta berbagai elemen masyarakat.
Lebih lanjut, ia berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga di tahun-tahun mendatang. Memasuki Tahun Kuda Api, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja keras dan tetap menjaga semangat dalam meraih cita-cita.
“Harapan kami, di tahun ini kita semua tetap semangat, bekerja keras, dan terus menjaga persatuan. Generasi muda juga harus terus melanjutkan nilai-nilai kebersamaan ini agar perayaan seperti ini bisa terus digelar di masa yang akan datang,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

