PT BIB Bina UMKM Tingkatkan Kualitas Pemasaran Produk

3 Menit Baca

Perusahaan batu bara di Kabupaten Tanah Bumbu, PT Borneo Indobara (BIB) terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM di “Bumi Bersujud” dengan memngelar pelatihan fotografi untuk meningkatkan kualitas pemasaran produk.

“Perkembangan media sosial dan platform digital membuat tampilan visual produk menjadi salah satu faktor penting dalam menarik perhatian calon konsumen,” kata Dept Head Empowerment and Sustainability Div Head PT BIB, Triandi Subagyo di Batulicin, Senin.

Triandi mengatakan, pelatihan fotografi produk diikuti sebanyak 20 pelaku UMKM binaan dan kegiatanya dilaksanakan di Office PT Borneo Indobara.

Harapanya, dapat memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung digunakan peserta untuk menghasilkan foto produk secara mandiri menggunakan peralatan yang sudah mereka miliki dan menghasilkan materi visual yang lebih menarik dan layak digunakan sebagai bagian dari strategi promosi.

Secara khusus dapat meningkatkan pemahaman dasar fotografi produk, membekali peserta dengan teknik penataan produk sebelum pemotretan, meningkatkan kemampuan peserta dalam menentukan komposisi dan sudut pengambilan gambar.

Mengenalkan teknik pemanfaatan cahaya alami maupun lighting, mendorong peserta menghasilkan foto produk menggunakan peralatan yang tersedia dan mendukung kebutuhan pemasaran produk melalui media sosial dan platform digital.

Sebanyak 20 pelaku UMKM binaan CSR PT BIB yang berasal dari berbagai bidang usaha. Peserta membawa produk masing-masing untuk digunakan sebagai objek praktik selama pelatihan.

Dengan menggunakan produk milik sendiri, peserta dapat langsung memahami bagaimana teknik fotografi diterapkan sesuai karakter masing-masing produk, baik produk makanan, kerajinan, maupun jenis produk UMKM lainnya.

“Dalam pelatihan ini, PT BIB menghadirkan Dhiky Sasra atau praktisi fotografi sekaligus jurnalis fotografi dari media Detik.com,” katanya.

Menurut dia, pengalaman Dhiky dalam bidang fotografi menjadi bekal bagi peserta untuk memperoleh pemahaman mengenai teknik dasar menghasilkan foto yang komunikatif dan menarik.

Materi tidak hanya disampaikan melalui penjelasan, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik sehingga peserta dapat langsung mencoba teknik yang diberikan.

Triandi Subagyo juga menyampaikan bahwa, kemampuan fotografi produk semakin penting seiring dengan berkembangnya pemasaran melalui media digital.

Pemasaran produk UMKM sekarang banyak dilakukan melalui media digital. Karena itu, kemampuan membuat foto produk yang baik menjadi penting. Harapannya, peserta bisa langsung menerapkan ilmu yang didapat dengan peralatan yang sudah mereka miliki.

“Peningkatan kapasitas UMKM tidak hanya berdampak pada kemampuan teknis peserta, tetapi juga dapat mendukung perluasan akses pasar bagi produk-produk UMKM binaan,” tutupnya.

Bagikan Artikel Ini