PT BIB Dorong Kualitas Kesehatan Ibu Hamil Melalui “Kawal Bumil”

3 Menit Baca
PT BIB Dorong Kulalitas Kesehatan Ibu Hamil Melalui "Kawal Bumil"

Perusahaan tambang batubara PT Borneo Indobara (BIB) terus berupaya meningkatkan kualitas Kesehatan ibu hamil di Kecamatan Kuranji, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel melalui program Kawal Bumi.

Empowerment & Development Dept Head PT BIB SIlvyna Aditia di Batulicin Rabu mentatakan, program ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan dalam mendukung kesehatan ibu hamil, keluarga, serta upaya pencegahan stunting sejak dini.

“Di wilayah ring satu peusahaan, PT BIB masih menghadapi tantangan serius terkait angka stunting yang cukup tinggi. Kondisi ini berpotensi menghambat tumbuh kembang anak serta menurunkan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” katanya.

Silvyna menyadari pentingnya pencegahan sejak dini, sehingga PT BIB melalui program Kawal Bumil berfokus pada peningkatan kapasitas kader posyandu serta pemberdayaan ibu hamil, sehingga mampu menekan prevalensi stunting dengan intervensi kesehatan dan gizi yang tepat.

Para kader posyandu, ibu habil dan pasangan usia subur sebanyak 100 orang mengikuti pelatihan selama empat hari sejak 9-12 September

Para peserta mendapatkan materi dari tenaga ahli, di antaranya Dosen Kebidanan Sari Mulya, Owner Praktik Bidan Mandiri, serta perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel.

Program ini menggunakan modul yang telah terstandarisasi oleh UNFPA dan Kementerian Kesehatan, sehingga peserta dapat memperoleh pengetahuan yang tepat, praktis, dan aplikatif di lapangan.

Program Kawal Bumil ini bukan sekadar kegiatan, tetapi strategi berkelanjutan dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak di desa-desa khususnya di ring 1 PT BIB. Dengan membekali kader dan ibu hamil melalui pelatihan materi serta praktik deteksi risiko stunting sejak dini hingga perawatan setelah melahirkan.

“Kami ingin memastikan intervensi yang lebih efektif. Upaya ini kami yakini menjadi pondasi penting dalam melahirkan generasi bebas stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” ucapnya.

Silvyna percaya, langkah preventif yang kuat akan membawa dampak signifikan bagi tumbuh kembang anak dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan unggul.

Salah satu kader posyandu di Kecamatan Kuranji Rina turut merasakan manfaat dari kegiatan tersebut.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Saya jadi lebih paham bagaimana mendeteksi risiko stunting sejak dini dan cara memberikan pendampingan yang tepat untuk ibu hamil di desa kami. Harapannya ilmu ini bisa langsung saya terapkan untuk membantu warga” tutur Rina.

Dengan adanya program Kawal Bumil, perusahaan berupaya agar kesehatan ibu dan anak menjadi prioritas bersama, serta dapat menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Kuranji dan desa-desa sekitar ring satu PT BIB.

Bagikan Artikel Ini