Perusahaan tambang batubara milik PT Borneo Indobara (BIB) di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, merekrut pensiunan tenaga penyuluh pertanian (PPL) sebagai pendamping atau mentor pelatihan pertanian untuk mendukung dan memperkuat program ketahanan pangan Nasioanal.
“Hingga saat ini pensiunan ppl yang mendaftarkan diri sebanyak 28 orang kini masuk tahap interview, PT BIB memilih pensiunan PPL karena waktu untuk pendampingan lebih banyak dan yang bersangkutan lebih memahami ilmu di lapangan secara professional,” kata Deputi COO PT. BIB, Riadi Siemka Pinem, di Batulicin Senin.
Pensiunan PPL yang dinyatakan diterima oleh poihak perusahaan, nanti bertugas mendampingi perserta pelatihan wira usaha tani yang tersebar di 22 desa binaaan PT BIB.
Menurut Riadi, pensiunan PPL memiliki potensi yang baik untuk diberdayakan karena telah teruji berpengalaman dan memiliki keunggulan, keahlian teknis budidaya, serta jaringan yang kuat dengan petani dan instansi terkait.
“Mereka berpengalaman memecahkan masalah usaha tani maupun melakukan koordinasi dengan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian,” ungkap Riadi.
Riadi menuturkan bahwa, program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pemberdayaan Masyarakat yang dilaksanakan oleh PT BIB bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian masyarakat pascatambang.
Program CSR ini dirancang untuk mempersiapkan masyarakat agar mandiri secara ekonomi setelah masa tambang selesai. Program ini difokuskan pada pelatihan dan pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.”
“Kami komitmen terus mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional,” tegas Riadi.

