Perusahaan tambang batubara milik PT Borneo Indobara di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan terus konsisten memperkuat budaya Kesehatan dan keselamatan kerja untuk menciptakan lingkungan kerja aman, efisien, dan produktif, mencegah kerugian finansial.
“Di momen bulan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Bulan K3) Nasional, kali ini pihak perusahaan terus mengingatkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab Bersama,” Kepala Teknik Tambang PT BIB, Riadi Simka Pinem di Batulicin Selasa.
Dia menjelaskan, bulan K3 Nasional merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menumbuhkan budaya kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan di berbagai sektor.
Sebelumnya, memperingati BK3N 2026 PT BIB melaksanakan serangkaian kegiatan yang dimulai sejak 10 Januari 2026. Beragam program terkait K3 digelar dari seminar kesehatan hingga latihan keselamatan, sebagai wujud komitmen terhadap keselamatan kerja di industri pertambangan.
Dalam pelaksanaan BK3N tahun 2026,PT BIB mengacu pada tema resmi nasional, yakni “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” dimana tiga kata kunci ini menjadi pedoman budaya keselamatan perusahaan.
Untuk itu dirinya menekankan profesionalisme lewat peningkatan kompetensi pekerja, kepatuhan ketat terhadap prosedur, serta penerapan 14 Safety Golden Rules K3 PT Borneo Indobara.
Riadi berkomitmen menjaga kualitas kerja melalui evaluasi berkelanjutan atas prosedur keselamatan. Serta kolaborasi berarti keselamatan adalah tanggung jawab bersama antara perusahaan dan pekerja.
“Selalu ikuti peraturan, juga SOP (Standar Operasional Prosedur) serta dukungan keluarga agar selalu fokus dalam pekerjaan,”
Riadi menbahkan, besarnya resiko kerja menuntut kerjasama yang solid untuk menciptakan budaya K3 yang baik.
“Harapan kita,tidak boleh ada lagi kecelakaan berat, itu komitmen kita bersama. Untuk itu mari kita bekerjasama bahu membahu menciptakan kondisi itu,” tegasnya
Lebih jauh disampaikan, perusahan telah melaksanakan program terkait K3 serta dukungan baik peralatan kerja,sistem dan Sumber daya manusia (SDM) yang handal. Semua ini bertujuan memperkuat manajemen keselamatan dan kompetensi pekerja tambang.
Ia menegaskan bahwa profesionalisme, keandalan, dan kolaborasi dalam pelaksanaan K3 harus menjadi budaya perusahaan.
Ketua Panitia BK3N 2026 Sandi Kurniawan melaporkan kegiatan Bulan K3 Nasional tahun 2026 di PT BIB diawali upacara pembukaan, seminar peningkatan kapabilitas HSE, investigasi kecelakaan tambang, kesehatan kerja), serta pelatihan teknis.
Selain itu dilakukan pemasangan media kampanye keselamatan di area kerja, program HSE turun ke desa sekitar tambang, family education untuk meningkatkan kesadaran keselamatan sampai ke lingkungan keluarga pekerja, dan penyebaran enam video kampanye keselamatan melalui media sosial.
Ada juga kegiatan praktik keselamatan, seperti lomba tanggap darurat. Latihan ini melatih tim tanggap darurat dalam menangani keadaan darurat, sekaligus menanamkan budaya sigap dalam menghadapi situasi kritis.
“Kami berharap semua materi pelatihan dan seminar selama BK3N meningkatkan kompetensi pengawas dan pekerja tambang, sehingga budaya kerja yang mengutamakan keselamatan semakin kuat dan tidak ada cedera serius atau fatalitas terjadi,”jelasnya.
Perwakilan Dinas ESDM Kalimantan Selatan Heru Yulianto, memberikan apresiasi atas komitmen PT BIB dalam menerapkan K3, terutama investasi diteknologi dan peralatan keselamatan.
“Tidak ada pekerjaan yang lebih penting jika harus mengorbankan keselamatan,” tegasnya.
Menurutnya, kesadaran dan komitmen pekerja harus seiring dengan dukungan teknologi untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman .

