PUPR Kalsel Gelar Bimtek BIM, Dorong Transformasi Digital Sektor Konstruksi

3 Menit Baca

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Building Information Modeling (BIM) di Banjarbaru, Senin (11/5/2026). 

Kegiatan ini sebagai upaya mendorong transformasi digital dalam sektor konstruksi dan pembangunan infrastruktur.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 peserta yang berasal dari berbagai instansi, mulai dari perangkat daerah, balai teknis, akademisi hingga konsultan perencana.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha mengatakan, Building Information Modeling atau BIM merupakan metode berbasis digital yang mampu mengintegrasikan seluruh informasi proyek ke dalam satu model yang komprehensif.

Menurutnya, penerapan BIM dapat meningkatkan akurasi perencanaan, meminimalkan kesalahan desain, mempercepat koordinasi lintas disiplin, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pembangunan.

“Implementasi BIM juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong transformasi digital di sektor konstruksi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi hal penting dalam mendukung penerapan BIM, khususnya bagi perangkat daerah yang menangani pekerjaan umum dan penataan ruang di tingkat kabupaten dan kota.

Selain itu, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan seperti dinas PU, balai, asosiasi profesi, konsultan perencana hingga akademisi dinilai penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai penerapan BIM yang terstandar dan terintegrasi.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam penggunaan aplikasi BIM pada tahap perencanaan pembangunan infrastruktur, sekaligus mendorong peningkatan kualitas dokumen perencanaan berbasis model digital,” katanya.

Ryan menambahkan, bimtek tersebut juga menjadi sarana konsultasi dan berbagi informasi antar peserta guna meningkatkan kualitas pelayanan di bidang cipta karya dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Teknis Penyehatan Lingkungan Permukiman, Air Minum dan Bangunan, Egianti Sariutami selaku panitia penyelenggara mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terkait konsep dan manfaat BIM dalam penyelenggaraan konstruksi.

“Selain itu, peserta juga diberikan kemampuan teknis penggunaan aplikasi BIM pada tahap perencanaan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Adapun materi yang disampaikan dalam bimtek meliputi arah dan kebijakan penyelenggaraan BIM di sektor konstruksi, pengenalan dasar Revit dan Common Data Environment (CDE), Tekla Structures atau pemodelan struktur, hingga teknologi pengelolaan informasi model.

Narasumber dalam kegiatan tersebut berasal dari Balai Penataan Bangunan dan Kawasan Provinsi Kalimantan Selatan serta akademisi dari Program Studi Teknik Sipil dan Arsitektur Universitas Lambung Mangkurat. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini