BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Angkatan XXIII Tahun 2026. Kegiatan pembinaan intensif ini berlangsung selama dua pekan, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026.
Sebanyak 45 Calon Paskibraka (Capaska) yang terdiri dari 27 putra dan 18 putri pilihan terbaik se-Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti seluruh rangkaian pemusatan latihan. Pembekalan fisik dan baris-berbaris dilaksanakan setiap hari di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, sementara penginapan serta sesi pembekalan materi malam dipusatkan di Hotel Wisata Hilmar.
Kepala Badan Kesbangpol Tanah Bumbu, Nahrul Fajeri menegaskan, bahwa Diklat Paskibraka bukan sekadar ajang latihan fisik untuk menaikkan dan menurunkan bendera merah putih, melainkan ruang penempaan karakter serta kepemimpinan generasi muda.
“Kalian adalah putra-putri terbaik yang terpilih membawa amanah besar daerah. Manfaatkan setiap detik di diklat ini untuk menyerap ilmu, melatih kedisiplinan, serta menjaga kekompakan. Tunjukkan mental tangguh dan kerendahan hati. Kami optimistis kalian mampu menjalankan tugas suci ini dengan sempurna dan menjadi teladan bagi pemuda Tanah Bumbu,” ujar Nahrul memberikan motivasi.
Guna membentuk mental dan wawasan yang komprehensif, Kesbangpol Tanbu menghadirkan beragam narasumber kompeten dalam sesi pematerian malam, antara lain:
1. Wawasan Kebangsaan: Disampaikan oleh perwakilan Lanal Kotabaru-Tanah Bumbu serta Kodim 1022/TNB untuk memperkuat jiwa nasionalisme dan patriotisme yang disampaikan oleh Novi Bagus Irawan dan Kapten Inf. Wahyono.
2. Kepemimpinan: Dibawakan oleh Polres Tanah Bumbu guna menanamkan kedisiplinan serta jiwa kepemimpinan yang berintegritas.
3. Peran Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah: Dipaparkan oleh Ketua KNPI Kabupaten Tanah Bumbu Andi Rustianto melalui Rusniansyah untuk memacu kontribusi aktif pemuda.

4. Public Speaking: Diberikan oleh Ilham Bahari, sosok Debater Nasional dan Tokoh Pemuda Kalsel untuk melatih keterampilan komunikasi percaya diri.
5. Menulis dan Berpikir Kritis: Disampaikan oleh Puja Mandela dari Rumah Pena Tanah Bumbu untuk mengasah ketajaman literasi dan pola pikir kritis.

Menjelang hari puncak pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang, seluruh Capaska beserta panitia juga melangsungkan tradisi sholat hajat bersama untuk memohon kelancaran, kesuksesan, dan keselamatan selama bertugas. (MIL)
sumber : mc.tanahbumbukab.go.id

