Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum terus memperkuat komitmen dalam keterbukaan informasi publik sekaligus menargetkan pencapaian predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2027.
Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandhy Noora melalui Kepala Seksi Humas dan Informasi, Budi Harmanto menyampaikan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk mencapai target tersebut.
“Salah satu program prioritas kami di tahun 2026 adalah mendorong pencapaian WBBM, yang merupakan tindak lanjut dari predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang sebelumnya telah kami raih. Target kami, capaian ini bisa terealisasi maksimal pada 2027,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peran pimpinan sangat penting dalam mendorong keberhasilan program tersebut, termasuk keterlibatan langsung Direktur dalam sosialisasi kepada seluruh jajaran.
“Pak Direktur secara langsung menyampaikan dan mensosialisasikan pentingnya WBBM kepada seluruh pegawai. Ini menunjukkan komitmen kuat dari pimpinan dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani,” jelasnya.
Selain itu, RSJ Sambang Lihum juga terus menunjukkan prestasi dalam keterbukaan informasi publik. Pada tahun 2024 berhasil meraih peringkat pertama dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP), serta tetap mempertahankan posisi empat besar pada tahun 2025.
“Untuk Monev KIP, kami pernah meraih juara 1 di tahun 2024, dan di tahun 2025 berada di posisi keempat. Ke depan, kami berupaya meningkatkan kembali capaian tersebut dengan melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang direncanakan pada 23 April 2026,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan Forum Konsultasi Publik tersebut diharapkan dapat dihadiri oleh pimpinan daerah sebagai bentuk dukungan terhadap keterbukaan informasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kami berharap kegiatan FKP nanti dapat dihadiri oleh Gubernur, Wakil Gubernur, maupun Sekretaris Daerah. Hal ini penting sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan perangkat daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel,” katanya.
Tak hanya itu, RSJ Sambang Lihum juga berhasil meraih apresiasi dari pemerintah daerah dengan meraih peringkat kedua dalam kategori keterbukaan informasi publik tingkat SKPD se-Kalimantan Selatan.
“Capaian juara 2 dalam keterbukaan informasi publik menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat secara terbuka dan akuntabel,” tambahnya.
Sejalan dengan visi Gubernur H. Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik, RSJ Sambang Lihum berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Dengan berbagai upaya tersebut, RSJ Sambang Lihum optimistis mampu mempertahankan prestasi sekaligus mencapai target WBBM sebagai wujud nyata reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. MC Kalsel/dam
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

