

SMA Negeri 2 Banjarbaru resmi meluncurkan program inovasi bertajuk GASAN SMADA (Gerakan Sekolah Nyaman dan Aman SMA Negeri 2 Banjarbaru) sebagai langkah konkret menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan ramah bagi peserta didik.
Peluncuran program ini disampaikan langsung oleh Plt. Kepala SMAN 2 Banjarbaru, Haryono, dalam rangkaian peringatan HUT ke-49 sekolah tersebut di Banjarbaru, Kamis (12/2/2026).
Haryono menjelaskan bahwa program GASAN SMADA lahir sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menyesuaikan sistem pendidikan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi pembelajaran.
“Program ini dilatarbelakangi oleh kebijakan nasional terkait digitalisasi pembelajaran serta program sekolah nyaman dan aman yang dicanangkan pemerintah pusat. Salah satu pilarnya adalah menciptakan sekolah ramah anak melalui sarana prasarana dan proses pembelajaran yang mendukung kenyamanan peserta didik,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa implementasi program tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari penyediaan sarana pembelajaran yang ramah lingkungan, fasilitas ibadah yang nyaman, hingga sistem pembelajaran yang mendukung tumbuh kembang karakter siswa.
Sebagai bagian dari inovasi GASAN SMADA, sekolah juga meluncurkan aplikasi E-Lapor yang menjadi sarana komunikasi bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan secara lebih terarah.
“Selama ini, banyak siswa yang menyampaikan keluhan melalui media sosial atau grup percakapan yang tidak terkontrol, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan baru. Melalui aplikasi E-Lapor, kami menyediakan wadah resmi bagi siswa untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi agar dapat ditangani secara cepat dan proporsional,” ungkapnya.
Haryono mengakui bahwa aplikasi tersebut masih dalam tahap penyempurnaan karena baru dikembangkan dalam waktu singkat. Namun, ia optimistis inovasi tersebut akan menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi antara siswa, guru, dan pihak sekolah.
Melalui program GASAN SMADA, SMAN 2 Banjarbaru menegaskan komitmennya menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga memperkuat karakter, kenyamanan, serta perlindungan bagi seluruh warga sekolah.
“Kami berharap aplikasi ini tidak hanya dimanfaatkan siswa, tetapi juga masyarakat untuk memberikan masukan yang membangun bagi pengembangan pendidikan di SMAN 2 Banjarbaru,” katanya. MC Kalsel/dam
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

