TAG Kalsel Dorong Transparansi Biaya Sekolah untuk Wujudkan Pendidikan Berkualitas

Sultan
3 Menit Baca

Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Tasriq Usman, menegaskan bahwa transparansi biaya sekolah merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan sektor pendidikan di Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikannya saat hadir sebagai narasumber dalam program Banua Bicara bertema “Biaya Sekolah Transparan, Pendidikan Berkualitas” di Studio 1 TVRI Kalsel, Banjarmasin, Rabu (24/12/2025).

Dalam paparannya, Tasriq menyampaikan bahwa komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap dunia pendidikan sangat kuat, terutama karena Gubernur Kalsel memiliki latar belakang sebagai mantan guru yang memahami langsung tantangan pendidikan hingga ke pelosok desa.

“Kita sangat bersyukur, dunia pendidikan di Kalimantan Selatan dipimpin oleh seorang gubernur yang pernah menjadi guru dan mengajar di daerah terpencil. Beliau memahami betul persoalan pendidikan, termasuk kesejahteraan guru,” ujar Tasriq.

Ia juga menyoroti jajaran pimpinan daerah yang memiliki perhatian besar terhadap sektor pendidikan, termasuk Sekretaris Daerah yang juga berlatar belakang pendidik. Menurutnya, hal ini menjadi modal besar dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat.

Terkait penunjukan Kepala Dinas Pendidikan, Tasriq menyebutkan bahwa proses tersebut dilakukan dengan pertimbangan matang, mengutamakan kualitas sumber daya manusia, pengalaman, dan pendekatan kepemimpinan.

“Ibu Tantri sebagai Kepala Dinas Pendidikan memiliki pengalaman yang kuat dan pendekatan kepemimpinan yang lebih humanis. Dalam waktu kurang dari delapan bulan, sudah terlihat hasil positif dari berbagai program yang dijalankan,” jelasnya.

Tasriq juga menanggapi sejumlah isu yang berkembang di lapangan terkait dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat harus disikapi secara cermat dan objektif.

“Jika memang ada persoalan nyata di lapangan, tentu akan segera ditindaklanjuti. Namun jika tidak benar, jangan sampai isu tersebut dibesar-besarkan karena dapat merusak kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tasriq menjelaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh biaya, tetapi juga oleh empat pilar utama, yakni manajemen pendidikan, kualitas sumber daya manusia, proses belajar mengajar, serta ketersediaan sarana dan prasarana.

Menurutnya, apabila keempat aspek tersebut dikelola dengan baik dan transparan, maka pendidikan di Kalimantan Selatan akan semakin berkualitas dan berdaya saing.

Program Banua Bicara ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keterbukaan biaya pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan pendidikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Turut hadir sebagai narasumber, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Bagikan Artikel Ini