Upacara HARGANAS Ke-33 di Tanah Bumbu Tegaskan Peran Keluarga Wujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

4 Menit Baca

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Upacara dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Batulicin, Senin (29/06/2026).

Upacara diikuti seluruh SKPD sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah dan nasional.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), M. Putu Wisnu Wardhana, bertindak sebagai inspektur upacara. Sekaligus membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-33 Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Menteri menegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar seremoni tahunan. Tetapi menjadi momentum refleksi bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat peran keluarga sebagai tempat yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi unggul di tengah tantangan global.

Disebutkan bahwa dunia saat ini memasuki era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang ditandai dengan perubahan cepat, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas. Di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan sosial yang begitu pesat, keluarga menjadi benteng utama dalam membentuk karakter serta kualitas sumber daya manusia.

“Keluarga yang tangguh bukan lagi menjadi pilihan, tetapi merupakan kebutuhan mendesak bagi bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan masa depan,” ujar M. Putu Wisnu Wardhana saat menyampaikan sambutan Menteri.

Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia tengah memasuki momentum Bonus Demografi yang menjadi peluang besar menuju negara maju. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila didukung oleh sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya memperkuat tiga pilar utama pembangunan keluarga. Pertama, Kesehatan, melalui percepatan penurunan stunting dan pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Kedua, Pendidikan karakter di lingkungan keluarga. Ketiga, penguatan ketahanan mental anak agar mampu menghadapi berbagai tekanan di era digital.

Harganas

Selain itu, peran ayah dalam pengasuhan anak juga menjadi perhatian penting. Kehadiran ayah secara fisik maupun emosional dinilai berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan kepribadian anak.

Ia juga mengingatkan agar orang tua bijak dalam mendampingi penggunaan gawai oleh anak. Keluarga diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang hangat sehingga anak tidak kehilangan figur dan perhatian dari orang tua.

Berbagai persoalan sosial seperti perundungan, tawuran antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas disebut sebagai alarm yang menunjukkan pentingnya mengembalikan fungsi keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membangun karakter generasi muda.

Peringatan Hari Keluarga Nasional menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas keluarga yang mampu melahirkan generasi sehat, berkarakter, dan berdaya saing. (dyh)

sumber : mc.tanahbumbukab.go.id

Bagikan Artikel Ini