Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, mengapresiasi atas program CSR yang dilaksanakan oleh PT Borneo Indobara kepada masyarakat “Bumi Bersujud”.
“Kami menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program CSR yang di laksanakan oleh PTBorneo Indobara,” kata Anggota DPRD Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma, di Batulicin Selasa.
Menurutnya, program-program yang dimonitor menunjukkan bahwa pelaksanaan CSR telah berkembang menjadi upaya pemberdayaan yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Setelah melihat langsung berbagai program yang dijalankan, pihaknya menilai bahwa CSR PT Borneo Indobara telah memberikan kontribusi yang sangat baik bagi masyarakat.
Program-program yang ada tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih mandiri melalui peningkatan keterampilan, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan usaha produktif.
Inovasi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar, pemanfaatan air void menjadi air minum, hingga pengembangan pertanian terpadu merupakan contoh nyata bagaimana program CSR dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan lingkungan.
Ia juga mengapresiasi keterhubungan antarprogram yang terlihat selama monitoring berlangsung, di mana hasil dari berbagai program pemberdayaan telah mampu menghasilkan produk yang dimanfaatkan dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat binaan.
Melalui berbagai program di bidang lingkungan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat, PT Borneo Indobara terus berkomitmen menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Kunjungan kami ke lapangan adalah omentum untuk memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai inovasi dan program pemberdayaan diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Tanah Bumbu,” terangnya.
Empowerment & Develompment Dept Head PT BIB, Silvyna Aditia menambahkan, implementasi program-program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan serta dampak yang dihasilkan bagi masyarakat dan lingkungan di wilayah operasional perusahaan diantaranya TPS3R Karang Indah, Water Treatment Plant (WTP) Andaru, dan Community Learning Center (CLC) yang menjadi pusat pengembangan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Program ini menjadi salah satu bentuk inovasi perusahaan dalam mengelola sumber daya air yang berkelanjutan. Selain mendukung kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih, program ini juga menunjukkan bagaimana area pascatambang dapat memberikan manfaat nyata melalui penerapan teknologi dan pengelolaan lingkungan yang tepat,” katanya.

