PT Borneo Indobara Perkuat Program Go Green Tingkatkan Kualitas Udara

4 Menit Baca

Perusahaan tambang batu bara di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, PT Borneo Indobara (BIB), terus berupaya memperkuat program go green untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi dampak penyebaran debu di lingkungan sekitar wilayah aktivitas pertambangan.

Coal Chain Coordinator & CPP Operation Dept Head PT BIB, Hari Gumilaksono, di Batulicin, Sabtu, mengatakan dalam menjalankan bisnis pertambangan, pihak menajemen telah memiliki kewaspadaan terhadap potensi permasalahan lingkungan atau udara yang akan timbul, salah satunya dengan melakukan penghijauan di lokasi port tambang.

“Sebenarnya ini merupakan rencana jangka panjang (long term plan). Bahkan sebelum isu ini muncul, kami sudah mengantisipasi adanya komplain terkait regulasi. Yakni kami melakukan penhijauan di sekitar pelabuhan batu bara,” terangnya.

Ia menerangkan, program go green ini telah dicanangkan sejak tahun 2005. Namun dalam pelaksanaannya, terdapat tantangan tersendiri, terutama karena kondisi area pantai yang harus mampu mengakomodasi beberapa kriteria sekaligus yaituctanaman harus memiliki tingkat ketahanan hidup yang baik di lingkungan pantai,

Memiliki pertumbuhan yang relatif cepat, mampu berfungsi sebagai penghalang (barrier) untuk mengurangi penyebaran debu.

Ketiga kriteria tersebut cukup kompleks, sehingga pada tahap awal kami melakukan trial and error untuk menentukan jenis tanaman yang paling sesuai.

“Dari proses tersebut, saat ini kami telah menemukan jenis tanaman yang paling optimal, yaitu cemara laut. Pohon itu dipilih karena memiliki beberapa keunggulan, yaitu sesuai dengan habitat pantai, pertumbuhannya relatif cepat, dapat berfungsi sebagai pagar hijau (green barrier) untuk menahan dan mengurangi penyebaran debu ke area luar,” tegasnya.

Dari rencana awal penanaman sekitar 3.100 pohon, saat ini realisasi penanaman mencapai kurang lebih 30 persen. Hal ini disebabkan oleh proses penyesuaian di tahap awal yang masih bersifat trial and error.

Namun demikian, khusus untuk jenis cemara laut, tingkat keberhasilan tumbuhnya dapat dipastikan lebih dari 90 persen.

Selain itu, upaya untuk menekan peyebaran debu yang dihasilakn oleh pertambangan ada rencana jangka pendek dan jangka panjang yang dilaksanakan .

Sebagai langkah jangka pendek, PT BIB menambah dua unit pompa spraying dan tambahan jalur pipa induk untuk meningkatkan tekanan dan distribusi air di seluruh area operasional pelabuhan, meliputi crushing plant, stockpile, BLC, dan area operasional lainnya. Selain itu.

PT BIB mengoptimalkan sistem pengendalian debu melalui 80 titik dust suppression yang tersebar di area hopper, conveyor, crushing plant, stockpile, hingga BLC. Sistem tersebut berfungsi menekan debu agar tidak beterbangan sehingga kualitas udara di area operasional tetap terjaga.

Perusahaan juga mengerahkan tiga unit water truck berkapasitas 20.000 liter khusus untuk di area Pelabuhan. Dan mekakukan penyiraman secara estafet sepanjang sfift untuk menjaga kelembapan jalan operasional dan menekan debu.

Menanggapi kebutuhan masyarakat, PT BIB juga menyediakan water truck untuk melakukan penyiraman jalan pemukiman warga desa mekar jaya.

Sebagai langkah jangka panjang, PT BIB menyiapkan tambahan pasokan air dari kolam tambang di KM 9,2 dengan cadangan air mencapai 665,826 meter kubik. Sumber air tersebut akan memperkuat keberlanjutan sistem pengendalian debu, terutama saat musim kemarau berkepanjangan.

Selain itu, perusahaan juga telah merencanakan program penghijauan di sekitar wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas lingkungan dan mengurangi dampak debu secara berkelanjutan.

PT BIB juga menjalin kerjasama dengan BMKG untuk mendapatkan iformasi yang cepat dan akurat mengenai prakiraan cuaca dan perubahan musim agar perusahaan bisa menentukan tindakan preventif.

“Dengan implementasi langkah-langkah tersebut, diharapkan pengendalian debu di pelabuhan dapat dilakukan secara lebih optimal, berkelanjutan, dan mampu meminimalkan dampak terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar,” tutupnya.

Bagikan Artikel Ini